|| purwoko.staff.ugm.ac.id ||

sesungguhnya ada hikmah di sekitar kita, untuk menjadi arif dan bijaksana
Random Image

Seorang Pustakawan di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia. Berjuang keras untuk mendapatkan kearifan. Bukan seorang yang luar biasa, hanya biasa saja...


ELiMS -Electronic Library Management System- (lagi)

Menjalin kekerabatan itu memang membawa keuntungan.
Sabtu pagi, 21 Februari 2009, ketika itu saya jalan-jalan keliling beberapa perpustakaan di Jogja. Awalnya bareng istri, tapi karena istri ada acara di masjid kampus ugm maka saya sendirian jalan. Singkat cerita sampailah saya di perpustakaan UIN Sunan Kalijaga. Bertemu dengan Pak. M Solihin Arianto (WaKa Perpustakaan UIN), yang kemudian saya diajak beliau ke perpustakaan lantai 2.

Di sana saya bertemu dengam mas Yavan (Hvan Christian), Bu Sri Rohyanti Z (Kepala UPT PErpust UIN) dan beberapa staff perpustakaan UIN. Mas Yavan adalah teknisi ELIMS di perpustakaan UIN Sunan Kalijaga. Beliau banyak cerita, bahkan menunjukkan file presentasi .ppt nya (itung2 kuliah gratis). File ini berisi paparan tentang implementasi ELIMS, khususnya di Indonesia.

UIN Sunan Kalijaga, selama ini dalam proses pelayanan menggunakan software SIPPRUS (http://ptpci.co.id). Namun ternyata, ketika harus di hubungan dengan mesim ELIMS (http://www.rflibrary.com), yang menggunakan RFID, SIPPRUS ini tidak kompatibel. Ketidak kompatibelan ini disebabkan karena sipprus menggunakan protokol http.

Singkat cerita, akhirnya harus dibuatkan program baru yang menghubungkan mesim ELIMS ini dengan database Mysqlnya SIPPRUS.

Dari sisi teknis, saya tidak bisa menulis banyak tt ELIMS dan SIPPRUS serta mengkaitan keduanya. Namun, dari yang saya lihat di Youtube dan juga dari paparan mas Hvan, ELIMS memang sangat memudahkan dan mengasyikkan. Paling tidak untuk awal-awal.. kan bisa jadi orang itu dilanda kebosanan :)

Menawarkan kemandirian
ELIMS menawarkan kemandirian bagi para pengguna perpustakaan. Terutama dalam peminjaman dan pengembalian. Dengan mesin ini seseoranng dapat meminjam dengan sendiri dan mengembalikan sendiri pula.


Gambar 1: Peminjaman


Gambar 2: Pengembalian

Kemudahan
Kemudahan disini, salah satunya adalah untuk pustakawan. Dalam proses pengambalian, buku masuk ke tempat yang disediakan dan dipisahkan sesuai dengan kelasnya masing-masing. Hal ini dapat terjadi karena dalam chip tiap buku terdapat identitas klass. Pemberian identitas ini dilakukan pada proses tagging. Dengan pemisahan koleksi berdasar kelas ini, akan memudahkan pustakawan dalam penyusunan koleksi di rak.


Gambar 3: Koleksi di tendang ke bagian sesuai kelasnya masing-masing

semoga bermanfaat.

Bookmark and Share

11 Comments

  • At 2009.02.27 12:32, yyx said:

    walau tidak kompatibel, walau bagaikan bumi dan langit, the show must go on. semoga pelayanan ini bisa jadi nilai tambah support bagi perusahaan, bahkan bagi product itu sendiri

    • At 2009.02.27 13:24, purwoko said:

      untuk #1: dalam arti luas, SIPPRUS dan aplikasi otomasi perpustakaan sejenis di bangun dengan php, mysql. Dimana keduanya opensource. PErtanyaanya adalah, adakah aplikasi opensource yang dapat menghubungkan antara mesim ELIMS dan database?

      Jika ada, maka memakai aplikasi web based apapun gak masalah.. jadi memang show must go on.

      Mungkin ada pendapat lainnya?

      salam

      • At 2009.02.27 16:18, yyx said:

        ha ha ha opensource supaya berjalan di senayan kah?

        • At 2009.03.02 08:15, purwoko said:

          Mungkin lebih enak kl mas YYX memperkenalkan diri dulu.

          Terimakasih

          • At 2009.03.03 14:19, mulyanto said:

            Pak Pur saya pake senayan versi stable 5.. cuman ada beberapa
            masalah nih,
            1. Image tumbnail paling depan gak keliatan, padahal image dah dikirim jgp
            dan bahkan ukuran pixsel dah disamain.
            2. Kok saya gak bisa upload filenya ya, itu kan dilampiran kan .. jadi
            orang bisa download bukunya.

            Oh ya aku pake fedora core 8, udah diinstall DG library juga nih, terima kasih Pak sebelumnya.

            • At 2009.03.06 01:26, Zulhadi said:

              Mas Mulyanto……….
              mungkin image yang mas upload, namanya berbeda dengan yang ada di setting-nya. coba diteliti sekali lagi……..
              thanks…….

              • At 2009.03.06 01:28, Zulhadi said:

                Mas Purwoko, salam.ya…..ma Pak Solihin Arianto, tolong konsep OSSD-nya jangan sampai kelamaan…………

                • At 2009.03.19 15:25, Amien Rakhmanto said:

                  Assalamuallaikum Wr. Wb

                  Salam kenal mas Purwoko.
                  Saya adalah salah seorang anggota tim pengembang sistem informasi perpustakaan (SIPRUS) di PT. Prima Cipta Informatika (PTPCI), Yogyakarta.

                  Menanggapi artikel mas Pur mengenai ELiMS dalam hubungannya dengan SIPRUS, saya sependapat dengan mas Yavan bahwa SIPRUS tidak kompatible dengan peralatan RFID (perbedaan protokol). Sebenarnya hal ini telah dipahami oleh tim PTPCI (diwakili oleh sdr Eddy Subratha), tim ELiMS (Mr. Arun & Mr. Beny Law) dan tim perpustakaan UIN Sunan Kalijaga sebelum memutuskan untuk membeli peralatan tersebut. Tim tersebut dibentuk untuk merumuskan suatu metode untuk menghubungkan peralatan RFID dengan database SIPRUS. Akhirnya, disepakati bahwa untuk menghubungkan peralatan RFID dengan database SIPRUS (MySQL), diperlukan sebuah ‘jembatan’ atau semacam program penghubung yang dinamakan SIPRUS Connector. Pada intinya, SIPRUS berjalan di protokol http, dan peralatan ELiMS berjalan di protokol-nya tersendiri, dan mengakses pada database yang sama.

                  PTPCI menunjuk sdr Hvan Christian (Yavan) sebagai programmer (sdr Yavan, pernah bekerja sebagai programmer di PTPCI, sebelum beliau pindah ke PT. Visicom /distributor ELiMS - red), untuk membangun SIPRUS Connector. Pembangunan SIPRUS Connector mengalami beberapa tahap try & error, seperti pada pembangunan sistem pada umumnya. Sayangnya, sebelum SIPRUS Connector tersebut benar - benar selesai, sdr Yavan resign dari PTPCI…

                  Menurut saya, kehadiran peralatan ELiMS di Indonesia turut memberi perubahan paradigma pengelolaan perpustakaan yang pada akhirnya akan mendorong pelayanan perpustakaan semakin maju. Namun, disamping harga yang sangat mahal, peralatan tersebut masih perlu dikaji ulang pada tingkat konektivitasnya terhadap sistem yang sudah stabil dan telah banyak digunakan oleh perpustakaan di Indonesia seperti Senayan, Siprus, Sipus, Ibra, dsb. Mengingat anggaran pengembangan perpustakaan di Indonesia yang terbatas, maka diperlukan juga analisa investasi dengan manfaat yang diperoleh. Sehingga investasi terhadap peralatan tersebut tidak menjadi sia - sia.

                  Wassalamuallikum Wr. Wb

                  • At 2009.03.19 15:50, purwoko said:

                    Waalaikumussalam…

                    Terimakasih mas Amin. Yang saya tulis diatas adalah apa yang saya tahu, sedikit tentang elims saat ngobrol dengan Mas Yayan di UIN.

                    Saya paham dengan gambaran yang saat itu dipaparkan mas Yayan, tapi dalam hal teknis programmingnya tentunya saya ndak ada apa-apanya.

                    Mengenai investasi untuk pengembangan Elims, sepertinya memang besar. Dan tidak semua perpustakaan akan mampu. Namun demikian, sepakat dengan mas Amin, semua ada nilai-nilai yang dapat kita ambil hikmahnya. Baik itu keuntungan maupun kerugiannya.

                    Yang jelas, bagaimana kita dapat bergandengan tangan untuk dengan ilmu masing-masing, mengembangkan diri dan mengajak orang lain.

                    Bukankan ilmu itu untuk kemaslahatan ummat manusia.

                    Terimakasih sudah berkenan mampir.

                    salam hormat dan salam kenal
                    Wassalamualaikum wr. wb

                    Purwoko

                    • At 2009.05.24 00:32, hvan christian said:

                      saya numpang space nya mas purwoko.
                      nama saya hvan christian, banyak orang berpikir bahwa saya membuat semacam jembatan antar elims dan siprus. itu tidak benar

                      karena tidak ada satupun kode program dari exsiting lms (siprus) yang dapat digunakan untuk operasional elims, maka dari itu saya tidak hanya membangun jembatan namun juga mereverse engineer siprus untuk mendapatkan sebuah lms baru.
                      elims -> new lms -> database existing lms.

                      jadi sejak saya masih di pci, untuk operasional elims memang lms siprus tidak digunakan sampai hari ini siprus connector adalah object dari kesepakatan antara elims dan pci (yang tidak ada kelanjutannya selepas saya resign), ketika saya di visicom saya bahkan belajar ke singapura untuk waktu yang lama untuk mendapatkan pengetahuan tentang rfid lms compliance yang akurat dan kemudian dapat saya terapkan di indonesia. tidak hanya siprus, kemudian saya juga mereverse engineer 3 lms ternama lain seperti openbiblio, intouch/lentera dan mysipisis untuk menunjang kinerja elims di indonesia.

                      semua lms hasil reverse engineer yang saya buat telah memenuhi standard internasional untuk berhubungan dengan RFID device, jadi saya rasa klien kami sangat diuntungkan.

                      ada cerita menarik, 3 hari sebelum saya berangkat ke singapur saya berpikir bahwa saya akan ke singapur untuk memperbaiki elims supaya kompatibel dengan software2 klien kami di indonesia, saya lalu membuat komponen/plug in untuk software elims. sesampainya saya di singapura, saya diberitahu tentang teknik pemrograman software2 perpustakaan berstandard internasional yang kompatibel dengan rfid device.
                      sejujurnya saya malu karena software2 kita buatan indonesia jauh dari standard.

                      *lms = library management software

                      • At 2009.05.25 10:11, purwoko said:

                        @10:
                        TErimakasih mas Hvan, penjelasannya menarik serta membuka hal-hal baru.

                        Bisa diceritakan tt standard software international yg support rfid?

                        salam

                        (Required)
                        (Required, will not be published)

                        • StatPress

                          Visits today: 7
                        • Status Alat Komunikasi

                        • Postingan Terakhir

                        • Komentar Terakhir

                        • Uluk salam


                          ShoutMix chat widget
                        • Awan Tag

                        • Kategori

                        • Arsip Tulisan

                        • RSS Mustoko

                        • Admin

                        • Plurk-ku